loading...

Renungan Untuk suami: Menjadi Ibu Rumah Tangga Bukan Berarti Seorang Istri Tidak Bekerja

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Selamat membaca Artikel Kami |
Menjadi ibu rumah tangga memang sering dianggap remeh oleh banyak orang. Sebab menjadi ibu rumah tangga dianggap bukan suatu pekerjaan produktif atau yang dapat menghasilkan. Namun , menjadi ibu rumah tangga bukanlah pekerjaan yang remeh dan mudah. Seperti yang dibuktikan dalam percakapan antara seorang suami dan psikolog di bawah ini. Semoga mampu menjadi renungan untuk seluruh suami di dunia ini. Berikut isi percakapan tersebut:


Percakapan antara Suami ( S ) dan Psikolog ( P )
P : Apa yang anda lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup Pak?
S : Saya bekerja sebagai akuntan di sebuah bank
P : Istrimu ?
S : Tidak bekerja hanya seorang ibu rumah tangga
P : Siapa yang membuat sarapan untuk keluargamu di pagi hari?
S : istri saya alasannya ialah ia tidak bekerja
P : Jam berapa ia berdiri untuk menyiapkan sarapan ?
S : Jam 5 karena ia membersihkan rumah dulu sebelumnya
P : Bagaimana anakmu berangkat sekolah?
S : Istri saya yang antar bawah umur karena ia tidak bekerja
P : Setelah mengantar anak apa yang ia lakukan?
S : ke pasar lalu pulang ke rumah masak dan mencuci pakaian , karena yah anda tau kan ia tidak bekerja
P : Sore hari sepulang kerja apa yang anda lakukan?
S : saya istirahat. Lelah karena mengerjakan peran saya seharian di kantor
P : Terus , istrimu ngapain dong?
S : ia menyiapkan makan , nyuapin bawah umur , nyiapin makan saya , nyuci piring , membersihkan rumah , mengantar bawah umur tidur
Menurut anda siapa yang paling banyak melaksanakan aktifitas ??
Rutinitas harian istrimu berlangsung dari pagi sampai larut malam. Apakah itu yang disebut TIDAK BEKERJA?
Ya , menjadi seorang ibu rumah tangga tidak membutuhkan akta dan posisi tinggi tapi PENTING SEKALI PERANNYA
Hargai istrimu alasannya ialah pengorbanan mereka tidak sedikit dan mudah.
Ini seharusnya menjadi pengingat dan refleksi untuk kita semua untuk mengerti dan menghargai setiap peran.
Semua perihal WANITA....
Ketika ia termenung berjuta pandangan gres bergulir dalam pikirannya
Ketika ia menatapmu , ia berpikir kenapa ia sangat mencintaimu bukannya merasa dimanfaatkan.
Ketika ia berkata ia akan bertahan untukmu ia bertahan sekuat batu.
Jangan sakiti ia atau salah memahami atau memanfaatkannya
Bagikan kepada semua wanita untuk membuat mereka tersenyum dan untuk semua pria supaya mereka sadar betapa berharganya wanita...
Semoga bermanfaat dan supaya para suami mampu menghargai seorang istri ,sebab perlu diketahui lagi pekerjaan seorang istri yang tanpa dibantu ART jauh lebih kompleks dibanding pekerjaan seorang suami.
ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Renungan Untuk suami: Menjadi Ibu Rumah Tangga Bukan Berarti Seorang Istri Tidak Bekerja"

Post a Comment